Buat rencana keuangan yuk

Mid December 2012

Ayah dan Bunda mendapat edaran surat pernyataan, dari sekolah mas Nara, mengenai ” Apakah Mas Nara melanjutkan ke Jenjang berikutnya (TKB) di sekolah yang sama” bersamaan surat pernyataan tersebut, disertakan juga biaya yang mesti dikeluarkan serta iuran perbulan. dan tanpa berpikir lebih panjang, ayah dan Bundapun mengisi surat penyataan akan melanjutkan ke Jenjang pendidikan yang lebih tinggi (TKB). Memang dari awal, Ayah dan Bunda sudah berencana menyekolahkan Nara disekolah yang sama dari jenjang TKA sampai SD, adapun untuk SMP, dan SMA belum direncanakan.

Saat pembayaran iuran dan uang kenaikan jenjang, Ayah coba mencari selebaran mengenai biaya masuk jenjang SD disekolah mas, kebetulan masih ada beberapa selebaran, saat melihat biaya masuk SD cukup kaget juga, biaya masuk sekolah yang tahun sebelumnya 17,5jt naik menjadi 20 jt, kalau dihitung dari prosentase, hanya dalam waktu satu tahun biaya masuk SD di sekolah mas, naik sekitar 14%. Lanjutkan membaca Buat rencana keuangan yuk

Tabungan Pendidikan

Desember 2007

Setiap orang tua pasti menginginkan pendidikan terbaik untuk diberikan kepada anaknya, tak terkecuali ayah. Kira-kira seminggu setelah Nara lahir, Ayah mulai mencari-cari informasi tentang tabungan pendidikan. Ada salah satu buku seorang perencana keuangan yang menarik perhatian Ayah. di buku itu dijelaskan kalau nilai uang yang dikumpulkan saat ini akan berbeda nilainya di masa yang akan datang, bahasa kerennya inflasi. jadi teringat lagu zaman ayah kecil dulu, judulnya tukang bakso, kira-kira begini liriknya

“Abang tukang bakso, mari donk kemari saya mau beli”

Abang tukang bakso lekas donk kemari, sudah tak tahan lagi

satu mangkok saja 200 perak yang banyak baksonya

tidak pakai saos, tidak pakai sambal, juga tidak pakai kol” Lanjutkan membaca Tabungan Pendidikan