Road to Negeri Seribu Kuil, Thailand Part-5

11 Januari 2010

Left baggage
Sebelum jalan-jalan, Ayah, Bunda, tante Shandy dan om Toto sepakat untuk menitipkan barang bawaan di penginapan. Karena sore nanti, Ayah Bunda dan teman-teman Bunda berencana menuju Ayuthaya. dan agar perjalanan ke sana tidak terganggu dengan barang bawaan yang banyak, maka tas dititipkan di penginapan, biaya penitipan untuk satu buah tas adalah 20 bath per hari.

Hari ketiga di Thailand, awalnya Bunda mengusulkan untuk ke Supathra land sedangkan tante Denik mengusulkan untuk ke floating market. Namun karena siang/sore hari ini Ayah, Bunda dan teman-teman Bunda ada rencana ke Ayuthaya, maka rencana jalan-jalan ke salahsatu tempat tersebut di batalkan. diputuskan Ayah, Bunda dan teman-teman hanya akan berkeliling di Bangkok saja. Lanjutkan membaca Road to Negeri Seribu Kuil, Thailand Part-5

Road to Negeri Seribu Kuil, Thailand Part-2

Ajeb-ajeb

Setelah tertidur cukup lama di pesawat menuju Bangkok, Ayah dibangunkan oleh announcement dari kru pesawat yang menginformasikan bahwa dalam waktu dekat, pesawat yang dinaiki akan sampai di Swarnabumi airport di Bangkok.

Pukul 22.00 waktu Bangkok, ayah, Bunda dan temen-temen Bunda mendarat dengan selamat di Swarnabumi airport. Karena sudah larut, Swarnabumi air port tidak terlalu ramai, sehingga untuk ke loket imigrasi tidak perlu antri. Agak sedikit berbeda dengan imigrasi di Indonesia, Singapura maupun Jepang, di Imigrasi ini, kita akan diminta menghadap kamera, sepertinya sih untuk difoto. Lanjutkan membaca Road to Negeri Seribu Kuil, Thailand Part-2