Mendoakan kebaikan bagi orang lain

pernahkah kamu mendoakan kebaikan bagi orang lain?

jujur, selama ini Ayah biasa berdoa hanya untuk diri sendiri dan keluarga, sangat jarang Ayah berdoa untuk kebaikan orang lain. wong buat diri sendiri aja jarang-jarang, dan belum tentu dikabulkan, apalagi doain orang lain. hehehe, jangan ditiru ya

Sampai kira-kira beberapa tahun belakangan ini, Ayah sendiri lupa apa momentnya, dan yang mengherankan semakin sering mendoakan bagi orang lain, seperti ada beban yang lepas dari diri Ayah. kalau sebelumnya Ayah termasuk orang yang senang lihat orang susah dan susah lihat orang lain senang, sejak moment itu justru terbalik, yaitu sedih jika ada teman atau saudara yang ditimpa kesusahan dan senang jika ada teman yang bahagia, senang atau sukses. mudah- mudahan dengan mendoakan kebaikan bagi orang lain, kita dijauhkan dari sifat iri dan dengki.  Lanjutkan membaca Mendoakan kebaikan bagi orang lain

Sholat dimana ya

24 Juli 2015

Alhamdulillah sampai di Bali, setelah dua minggu sebelumnya bandara Ngurah rai di buka-tutup karena aktivitas vulkanik Gunung Raung, hari ini perjalanan bersama Garuda cukup lancar. Pak Pilot bahkan menginfokan kalau kita bisa melihat kondisi Gunung Raung di sebelah kanan pesawat, berhubung pesawat yang Ayah tumpangi terbilang kosong, jadi deh Ayah ke bagian sebelah kanan untuk memfoto kondisi Gunung Raung Lanjutkan membaca Sholat dimana ya

yang mana sih Rukun Yamani

Untuk yang pertama kali ke Masjidil Haram seperti Ayah, biasanya kebingungan mencari letak Rukun Yamani. kalau Hajar Aswad sih sebenarnya mudah, karena posisinya ditandai dengan batu hajar aswad. Namun dari pengalaman berumroh kemarin, dalam kondisi penuh, hajar aswad sulit terlihat, berikut sedikit penjelasan, semoga bermanfaat

Posisi Hajar Aswad

Posisi awal kita mulai melakukan tawaf, seperti disebutkan diatas, posisi hajar aswad ditandai dengan batu yang ada di Ka’bah. namun dalam kondisi padat dan penuh, posisi batu seringkali sulit terlihat. selain batu hajar aswad, untuk mengetahui sisi Hajar aswad, bisa melihat pada didi ka’bah, biasanya ditandai dengan pada sisi Hajar Aswad. Lanjutkan membaca yang mana sih Rukun Yamani

jangan lupa bawa ini kalau ke Tanah suci

Mumpung masih inget, mau ingetin beberapa hal, supaya jangan lupa bawa ini kalau ke Tanah suci

Obat-obatan
yang ini mandatory, sudah tau donk sakit yang biasa mendatangi kita, misal yang punya penyakit asma, yang punya penyakit maag dan lain-lain, siapkan obat yang dibutuhkan. ditambah obat-obatan penunjang seperti obat flu, batuk, sakit kepala, diare, dan teman-temannya. sedia payung sebelum hujan, selalu lebih baik daripada pulang kemalaman karena berteduh atau sakit flu karena hujan-hujanan. hehehe. ngak seru donk, aktivitas Ibadah terganggu cuma karena flu. Lanjutkan membaca jangan lupa bawa ini kalau ke Tanah suci

Sholat Jenazah setiap selesai sholat Fardhu.

Untuk teman-teman yang pertamakali datang ke tanah suci, termasuk Ayah. pasti sedikit heran karena setiap selesai sholat Fardhu selalu diseru untuk sholat Jenazah.

Dari semua sholat Fardhu yang Ayah ikuti baik di masjid Nabawi maupun di Masjidil Haram, semuanya diikuti dengan sholat Jenazah berjama’ah. dan semua diikuti dengan penuh semangat oleh Jama’ah yang ikut. Tak heran dengan semangat orang-orang disini yang ikut sholat Jenazah, karena ada beberapa keutamaan sholat Jenazah Lanjutkan membaca Sholat Jenazah setiap selesai sholat Fardhu.

untuk teman-teman Muslim: Kajian Islam berbahasa Indonesia di Masjid Nabawi

Senin, 29 Dec 2014

selesai jalan-jalan sore disekitar masjid Nabawi, Ayah bersama pakde Azis mulai memasuki masjid Nabawi dari arah utara.
kebetulan gema Adzan Magrib segera berkumandang. Ketika sedang berjalan mencari tempat yang cocok untuk sholat Maghrib, tiba-tiba ada seseorang merangkul Ayah dan mengajak kesuatu tempat, ternyata eh ternyata diajak buka puasa bersama, padahal Ayah dan pakde Azis sedang tidak berpuasa
Lanjutkan membaca untuk teman-teman Muslim: Kajian Islam berbahasa Indonesia di Masjid Nabawi

bawa Rupiah apa Riyal nih?

bawa Rupiah apa Riyal nih?

pertanyaan ini nih yang biasanya muncul saat akan berangkat ke tanah suci, baik untuk umroh maupun berangkat haji.

semoga tulisan singkat ini membantu teman-teman yang akan beribadah ke Tanah Haram

27 Dec 2014
sehari sebelum keberangkatan ke tanah suci, Ayah dan Bunda belum juga pegang uang Riyal, coba-coba tuker di money exchange di sekitaran Depok, sayangnya uang riyal tidak terasedia ditambah nilai tukar yang cukup besar.
menjelang sore dapat kabar kalau di daerah atrium senen ada uang Riyal, jadi deh titip tante Dwi untuk tuker sebanyak 500 riyal. namun sayangnya uang yanh sudah ditukar lupa dibawa tantr dwi saat perjalanan menuju bandara. jadi saat menunggu jadwal penerbangan ke Kuala Lumpur bisa dibilang Ayah dan Bunda tidak pegang uang riyal sama sekali. untungnya di terminal tiga ada jasa penukaran uang, dengan rate yang lebih murah daripada di Depok. jadilah Ayah dan Bunda tukar 500 riyal untuk pegangan. Lanjutkan membaca bawa Rupiah apa Riyal nih?