Kisah sepasang sandal jepit bolong

22 November 2020

Usai belajar Al-Qur’an secara online, Ayah berencana mampir kerumah Eyang Kung, karena kemarin saat sedang di rumah Pakde di Bekasi, Eyangkung bilang kalau Eyang Uti perutnya sakit.

Saat mengendarai B110, baru saja melewati beberapa rumah tetiba Ayah melihat penampakan jasa reparasi payung. tanpa pikir panjang, Ayahpun segera memanggil dan bertanya,

Ayah : apa bisa benerin payung plastik?

Abang reparasi payung : lihat dulu ya

Ayah : yuk Mas kerumah, ngak jauh kok

dan mas/abang reparasi payung itupun mengikuti Ayah kembali kerumah. sesampainya dirumah, segera Ayah cari payung plastik transparan yang Ayah beli tahun lalu di Jepang, dibeberapa penopangnya baut-baut mulai terlepas. saat membawa keluar payung yang rusak tersebut, loh kok si abang ngak ada di teras. Ayahpun melihat kedepan pagar, ternyata dia masih di depan pagar.

Ayah : Masuk aja Mas

Abang reparasi payung : iya pak

saat mempersilakan masuk ke halaman rumah, Mamak yang sedang menjemur pakaian, tiba-tiba berteriak, dipake aja sendalnya mas, Ayahpun penasaran ternyata si abang meskipun hanya masuk kedalam halaman melepaskan sandal yang dipakainya. Pakai aja mas ujar Ayah. namun tetap saja si Abang melepaskan sandal jepitnya.

sandal jepit si Abang yang dilepas didepan pintu

duduk Mas, disini aja benerinnya, lebih adem ujar Ayah, sambil memberikan payung transparan yang akan di reparasi, ternyata si Abang lebih memilih duduk di bawah saat mereparasi Payung transparan. kalo payung plastik begini bisa bang? ujar Ayah, bisa balas si Abang

si Abang yang sedang betulin payung transparan

Saat si Abang sedang mereparasi payung, Ayah berniat memasukan motor ke dalam halaman, tak sengaja pandangan mata Ayah melihat penampakan sandal jepit yang dilepaskan didepan pagar rumah, ternyata sandal jepit tersebut bolong di kedua bagian tumitnya. Ya Allah kasian juga si Abang jalan dengan kondisi sandal yang rusak tersebut.

Sandal jepit bolong si Abang

sambil mereparasi payung, iseng-iseng Ayah tanya-tanya si Abang

Ayah : rumah dimana Mas?

Abang reparasi Payung : di Mampang pak

Ayah :Lumayan jauh juga ya

dalam hati Ayah, berarti si Abang jalan lumayan jauh juga untuk menawarkan jasa perbaikan payung. terlebih dengan sandal yang sudah bolong tersebut.

tak terasa reparasi 3 payungpun selesai, segera ayah tanya biaya reparasi tersebut,

Ayah : berapa Mas?

Abang reparasi payung : terserah Bapak

Ayah : jangan lah, nanti saya bayarnya kurang lagi

dan si Abangpun menyebutkan angka 20rb aja pak, Ayahpun segera mengeluarkan uang dan melebihkan jumlahnya, Ayah berikan juga sandal jepit baru sebagai hadiah ke Abangnya, agar bisa digunakan untuk menggantikan sandal jepit yang sudah bolong tersebut. Kebetulan Ayah masih punya beberapa pasang sandal jepit yang dibeli saat Mas Nara akan masuk ke pesantren.

sandal jepit baru yang dibeli saat mas mau masuk pesantren

jika membeli atau memakai jasa saudara kita, yang kelihatan sedang kesulitan, Ayah usahakan untuk melebihkan saat membayarnya. Ayah sering kagum dengan orang-orang yang meskipun keadaannya sulit, namun tetap mempertahankan harga diri mereka dengan bekerja dan tidak meminta-minta. di dalam Islam, banyak sekali keutamaan membantu orang lain, salahsatunya :

Barang siapa yang melepaskan satu kesusahan seorang mukmin, pasti Allah akan melepaskan darinya satu kesusahan pada hari kiamat. Barang siapa yang menjadikan mudah urusan orang lain, pasti Allah akan memudahkannya di dunia dan di akhirat. Barang siapa yang menutupi aib seorang muslim, pasti Allah akan menutupi aibnya di dunia dan di akhirat. Allah senantiasa menolong hamba Nya selama hamba Nya itu suka menolong saudaranya”. (HR. Muslim, lihat juga Kumpulan Hadits Arba’in An Nawawi hadits ke 36).

Sumber :

Alhamdulillah 3 payung sudah diperbaiki dan bisa digunakan, terimakasih Abang reparasi payung.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s