Autumn di negeri Sakura

2 Desember 2017

tidak sampai 2 minggu dari kunjungan ke negeri gingseng, Ayah sudah harus berangkat ke negeri Sakura. kepergian kali ini dalam rangka menjalankan tugas negara.

Fuji disaat autumn

baru ngeh kalau tiket pesawat yang dipesan adalah JAL, padahal kemarin requestnya Garuda Indonesia. tapi tak apa lah, wong ticketnya sudah issued.

perjalanan menuju negeri Sakura

setelah 7 Jam perjalanan, sampailah Ayah di Negeri Sakura. sudah lama rasanya sejak terakhir mengunjungi negeri ini 4 tahun silam.

Welcome to Japan

yang sudah pernah ke Jepang dan turun di Narita, pasti tidak asing dengan tulisan selamat datang yang satu ini, jadi nostalgia nih berkunjung ke negerinya para Hokage.

Usai menjejakan negeri Sakura, Ayah segera melanjutkan perjalanan menuju Hotel untuk drop koper ke Toilet, sholat lanjut lagi ke Odaiba, udah kangen sama Gundam di sana, hehehe.

Alhamdulillah masih bisa lihat Gundam, Gundam replika 1:1 yang ada di Dekat Tokto Diver city ini, sekarang adalah Gundam Unicorn, padahal terakhir tahun 2013 masih tipe RX 78-2. penampakan Gundam dimalam hari ternyata lebih keren loh. karena ada lampu-lampunya dan bisa berganti-ganti.

Gundam 1:1 at night

selesai menikmati pertunjukan Gundam dimalam hari, saatnya kembali ke Hotel, dalam perjalanan menuju ke Hotel, sempat ketemu gambar Komik favorit Ayah. Kariage di sebuah Iklan

Kariage Kun di salahsatu Iklan dikereta

Hotel tempat menginap hai ini adalah New prince Shinagawa Hotel, hotel rekomendarinya Om Tri. Meskipun dari stasiun Shinagawa perlu jalan cukup jauh (buat orang Indonesia), ditambah rutenya yang menanjak, bikin perut makin mengecil, hehehe.

pemandangan dari New prince Hotel Shinagawa, Tokyo Tower bisa terlihat dari Balkon

hotel yang nyaman dan cukup bagus.

3 Desember 2020

usai sarapan pagi di hotel, Ayah segera menuju ke Bandara Haneda, konon , Om Jamot, Om Syukri, Om Yuda dan Om Novi sampai di Jepang hari ini. berbeda dengan Ayah yang turun di Narita, karena salah naik pesawat, sepertinya mereka naik pesawat yang benar, hehehe.

ternyata sampai Bandara kecepetan, mampir sejenak ke Starbuck buat beli pesanan tumbler dulu deh. ternyata Starbuck terdekat ada di terminal domestik, jadi deh jalan kaki ke terminal domestik, lokasinya lumayan jauh untuk orang Indonesia, karena kita perlu naik kereta lagi satu stasiun

Narita air port

Usai membeli tumbler pesanan, Ayah kembali lagi ke terminal internasional Haneda. Saat sedang asik menunggu. tiba-tiba Ayah dihampiri seseorang yang mengaku sebagai Polisi, sambil menunjukkan ID card polisinya, beliau bertanya, sedang apa? sambil menanyakan ID paspor, Ayah jawab sedang menunggu teman, kita mau ada training disini. setelahitu Polisi berpakaian preman yang bertampan seram itu pun tersenyum, dan kita berbincang-bincang hal-hal yang lain. ternyata dalam rangka menyambut Olimpiade Tokyo, Sektor keamanan sedang ditingkatkan.untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

tidak lama kemudian, akhirnya Om James, Om Syukri, Om Yuda dan Om Novipun terlihat keluar dari bagian Imigrasi. langsung deh kita menuju ke Hotel di Shinagawa.

usai meletakkan barang bawaan, sholat dan ganti pakaian, kitapun jalan menuju salahsatu ikon kota Tokyo, yaitu Asakusa, tepatnya ke Sensoji Temple. karena ini hari minggu, ternyata banyak turis lokal yang kesini, rame pisan

Sensoji temple gate

saat masuk ke area temple, warna daun khas autumn mulai terlihat, ada yang berwarna kuning, ada juga yang berwarna merah, kawaaiii.

Fall seasons di Asakusa

nemu pohon Ginko nih yang berwarna kuning dengan latar pagoda kuil di Asakusa, foto dulu ahhh.

Autumn di negeri Sakura

pemandangan sore hari di Asakusa cukup menawan, kitapun berjalan-jalan disekitar kuil sambil menikmati pemandangan Asakusa disore itu. lelah berjalan disekitar kuil, kamipun menuju ke salahsatu tempat makan disekitar kuil, konon infor dari Om Tri, disini ada ramen halal, jadi deh kita menuju ke situ.

usai makan disekitar kuil, kitapun kembali menuju stasiun, saat berjalan dan melihat halan menuju kuil Sensoji, ternyata dimalam hari jalan ini tetap ramai pengunjung, jadi deh, mampir sejenak untuk belanja beberapa oleh-oleh

road to Sensoji temple at night.

setelah belanja sebagian oleh-oleh, kitapun kembali menuju hotel untuk ber istirahat

Yuk menikmati Autumn di negeri Sakura

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s