ini duren Kolaka toh? bukan mi, ini duren Palu Ji-part 1

12 Maret 2018

hari ini bersama dalam rangka tugas negara Ayah akan pergi ke Kendari, pesawat yang Ayah naiki, transit sejenak di Makassar. eh Mumpung lagi diMakassar nih cari Coto Yuk ajak Ayah. jadilah kita mampir di Coto rekomendasinya Om Birin, Coto Daeng Sirua.

sambil menuju ke Coto Daeng Sirua, Ayah coba tanya-tanya Om Birin, siapa tau bisa bersua sejenak. ternyata beliau sedang ada rapat, tapi diusahakan bisa mampir ke Coto Daeng Sirua. Alhamdulillah bisa bertemu temen kuliah Ayah yang sudah sukses ini. sambil makan Coto kitapun asyik mengobrol.

Nikmatnya makan Coto dinegeri asalnya

saking Asyiknya mengobrol, tak terasa Coto Daging sudah habis, jadi tambah deh, kali ini coba yang ada parunya, nikmat.

usai makan Coto, Ayah pamit ke Om Birin, untuk langsung ke Bandara. meskipun sebentar yang penting bisa bertemu Om Birin.

Sebelum sampai bandara mampir dulu ke tempat oleh-oleh untuk beli Kopi Toraja untuk Bunda

kopi khas Toraja

perjalananpun dilanjutkan kembali menuju bandara Sultan Hasanudin. setelah check-in dan menunggu, akhirnya pesawat menuju Kendari diberangkatkan. Sekitar 1 jam perjalanan, sampailah Ayah di Bandara Haluoleo di Kendari, Alhamdulillah.

karena sudah malam, kita langsung menuju ke Hotel, eiiit, tapi mampir dulu sejenak ke Coto Petarung, mau coba Coto Kikilnya, info Om Sur Coto Kikil di sini lumayan enak rasanya.

Coto Kikil

setelah perut terisi, saatnya menuju hotel beneran, kali ini Ayah menginap di Swiss bell -inn kota Kendari.

13 Maret 2018

Sebelum menuju ke kantor partner, Ayah berencana jalan pagi disekitar hotel, sambil menikmati suasana pantai di pagi hari.

jalanpagi dulu sambil menghilangkan kalori Coto semalam

setelah urusan pekerjaan selesai, Ayah, Om Sas dan Om Sur kembali ke hotel. rencananya usai mandi dan berganti baju, kita akan makan malam makanan laut, hmmmmm, setelah digempur Coto, akhirnya menikmati makanan laut.

Teman-teman yang sedang ke Sulawesi, baik ke Sulawesi Selatan, utara, atau tenggara, jangan lupa untuk mencoba makanan lautnya, rasa ikannya segar-segar, nyesel deh kalau ke sini tidak mencoba makanan lautnya.

nama restaurant yang kita datangi malam ini adalah rumah makan teluk Kendari, sesampainya di restaurant, kita memilih ikan, udang, cumi atau kepiting yang akan kita makan, kemudian pilih mau dimasak apa, bakar atau kuah Woku.

memilih ikan yang akan dimakan

Setelah memilih ikan dan metode yang dimasak, satu hal lain yang cukup unik adalah meracik sambal sendiri. rumah makan ini menyediakan bahan baku sambal berupa cabai, bawang, tomat, dan teman-temannya, kemudian kita meracik sendiri sambal untuk kita.

bahan baku untuk membuat sambal

Ayahpun ikut meracik, walaupun tidak tau bagaimana nanti rasanya, hehehe. tak lama setelah meracik sambal, makanan utamapun datang, ada ikan bakar, cumi saos padang, ikan woku putih, udang bakar, dan teman-temannya. seafood di Kendari dan Makassar selalu terasa manis dan nikmat, karena masih segar. dari semua hidangan laut malam itu, juaranya adalah Woku ikan putih, ini dia penampakannya

Woku ikan putih

Bersambung ke part 2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s