Bertransmisi otomatis dengan black Gundam

8 September 2020

Sudah lama Ayah mau tulis mengenai transmisi otomatisnya black Gundam, tapi belum sempet-sempet. Kebetulan hari ini lagi nyalahi mobil, sekalian aja buat tulisan mengenai ini.

Black Gundam

Sebenarnya bertransmisi otomatis dengan Black Gundam, mirip dengan bertransmisi otomatis dengan Silver Gundam dan si Mere. Tapi ada beberapa fitur yang tidak ada di kedua mobil tersebut dan hanya ada di black Gundam.

Oh iya buat temen-temen yang belum tau Black Gundam. Black Gundam adalah nama julukan Ayah untuk mobil utama De Saputro (sebelumnya silver Gundam) black Gundam ini adalah Kijang Innova reborn 2.0 G tipe bensin.

Seperti tuas transmisi otomatis si Mere, typically transmisi otomatis di mobil Toyota berliku-liku, tidak lurus seperti Silver Gundam (Nissan).

P untuk parked

Parked saat kondisi parkir

R untuk reverse,

Reverse atau mundur

N untuk Neutral

Neutral

dan D untuk Drive (kalo kata orang Nissan yang ngajarin mobil matic pertama kali D itu datar, dipergunakan untuk jalan datar, (bener juga sih)

Drive atau datar😀

bedanya dengan si Mere, di tuas transmisi ada tambahan huruf S, apaan tuh? Huruf S ini adalah sport, jadi untuk yang tetap ingim perpindahan transmisi seperti di mobil manual, bisa switch ke mode sport.

Default ke gigi 4 jika kita swith ke mode sport

Di mode sport/S ini, kita bisa pindahkan gigi atau transmisi sesuai keinginan. Misal di kondisi jalan menanjak, kita bisa pergunakan transmisi 1, atau jika jalannya naik turun, bisa kita buat di posisi S2. Atau jika ingin akselerasi seperti mobil manual, bisa kita naikan atau turunkan gigi sesuai kebutuhan.

Mode sport gigi 6

Untuk teman-teman yang ingin melihat video transmisi di black Gundam bisa melihat video berikut

bertransmisi otomatis dengan black Gundam

Eco Mode dan power Mode

Selain transmisi yang sudah dijelaskan diatas, pada kijang Innova 2.0G ini ada tambahan tombol eco mode dan power mode yang bisa dipilih. Konon dengan eco mode konsumsi bahan bakar jadi lebih irit, namun akselerasi jadi lebih lambat. Kalau Power Mode tenaga dan akselerasi lebih kuat dan lebih cepat, tapi konsumsi bahan bakar lebih boros.

Tombol eco mode dan power mode yang ada dibawah headunit

Saat menuju airterjun Madakaripura, Ayah gunakan transmisi otomatis dengan power mode, hasilnya mobil lebih bertenaga, dan ketika didalam kota, yang tidak butuh akselerasi cepat, Ayah switch ke eco mode.

Power mode pada display dashboard

Oh iya satu lagi, untuk parkir paralel, kita perlu membuat tuas transmisi dalam keadaan netral, padahal kita baru bisa cabut kunci, jika posisi transmisi di P, gimana pindahin ke neutralnya, biaa lihat disini.

Parkir paralel Innova reborn

Yuk bertransmisi otomatis bersama black Gundam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s