Bola bekel

15 Agustus 2020

hari ini, De Saputro goes to Purwakarta, rencananya mau mencoba sate Maranggi yang mahsyur disana. namanya Sate Maranggi Hj Yetty.

De Saputro minus Mas, bersama Eyang Kung dan Eyang Uti

Lokasinya cukup mudah dijangkau, bila membawa mobil, keluar tol Cikampek, tidak sampai 10 menit langsung sampai ke lokasi ini. Pas buat yang ingin makan ketika melintas tol Cipali, atau yang memang khusus kesini untuk makan bersama keluarga

meski waktu sudah menunjukkan pukul 2 siang, pengunjung tempat ini masih cukup ramai. Karena masih pandemi covid-19, agar resiko tertular covid-19 tetap low, De Saputro cari meja yang sirkulasi udaranya langsung keluar, dan tempatnya tidak terlalu padat.

Cukup ramai kan?

Alhamdulillah ada tempat kosong yang lokasinya dipinggir, dengan sirkulasi udara yang baik, dan masih ada cahaya matahari. Jadilah De Saputro pilih lokasi ini.

lokasi yang sirkulasi udaranya cukup bagus dan cahaya terang

baru saja duduk, penjaja es kelapa sudah menghampiri, apa mau es kelapa, ditambah penjaja tutut (keong sawah) juga ikut menawarkan. Langsung deh pesan sate Sapi sebanyak 15 dan sate Ayam 10, mendoan dan keong sawah

Tutut aka keong sawah

Pegel juga makan keong sawah ini, karena hanya Ayah saja yang makan keong ini, Bunda, Mas dan Dede tidak tertarik. Padahal makanan ini, saat Ayah kecil viral loh.

Ayah main ke sawah bersama teman-teman mencari keong ini, keongnya pun besar-besar, lebih besar dari keong sawah yang di sajikan ini. Keong ini kemudian dimasak dan makannya dengan cara menseruputnya, hmmm nostalgia waktu kecil, entah kedepannya, apakah makanan seperti ini akan terus eksis, jika generasi mudanya tidak lagi tertarik akan makanan ini.

Daaaaan, akhirnya diantarlah pesanan kita, berupa sate sapi dan sate ayam, plus nasi yang dibungkus daun pisang

Saatnya makan

Rasa sate sapinya maknyusss, sayang rasa sate Ayamnya menurut Ayah masih kurang. Tak terasa, semua satepun masuk kedalam perut De Saputro, kenyaaaaang.

Usai menikmati makan siang ke sore, saat akan menuju tempat parkir, Ayah lihat ada toko dengan banyak aksesoris oleh-oleh, ada celengan Ayam, kodok ikan, ada alat pijet tradisional, dan lain-lain. langsung deh Ayah tawarkan ke Dede Ran, apa ada dede mau lihat-lihat?

Dari semua aksesoris, Dede cukup tertarik dengan bola kecil dan 5 buah biji dari besi atau kuningan sebagai temannya, kalau tidak salah namanya Bola Bekel. Deal beli bola bekel ini seharga 20k.

Bola bekel adalah permainan yang populer tahun 90-an, biasanya permainan ini dimainkan oleh anak perempuan (girls), tapi tak Jarang anak laki-laki (boys) memainkannya, tak terkecuali Ayah. Meskipun secara skill atau kemampuan, Ayah masih jauh dibawah Bunda, hehehe.

Diluar dugaan, ternyata Mas dan Dede antusias sama permainan bola bekel ini, tau responnya positif seperti ini, sudH sejak dulu dibeliin. Video Mas dan Dede bermain bola bekel

Mas Nara dan Dede Ran ujicoba bola bekel

Yuk main bola Bekel

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s