Black Gundam

3 Juni 2019

Sudah pernah ke Jakarta per (Jakarta fair)? Jawabnya, belum, hehehe. Biar ngak dibilang kampungan, hari ini Ayah dan Bunda putuskan untuk jalan-jalan ke Jakarta fair.

Konon Di Jakarta fair ada banyak barang diskon. Berlokasi di Kemayoran expo, Gundam silvopun dipacu menuju kesana.

bersama black Gundam di Baluran

Usai parkir dan membeli tiket masuk, akhirnya untuk pertama kali De Saputro mengunjungi Jakarta fair, yeeeeah

Pintu masuk Jakarta fair

Di Jakarta fair ternyata ada banyak stand, mulai dari makanan, minuman, gadget, motor, mobil dan lain-lain. Di tiket masuk ada banyak potongan kupon, ada kupon gratis kopi, ada potongan diskon, dan beberapa kupon lainnya. Jadi jangan lupa cek kertas yang diberikan bersama tiket masuk, siapa tau kertas itu menjadi jalan untuk dapat menikmati makan siang gratis di Jakarta fair, hehehe.

Saat melewati salahsatu stand mobil, terdengar ada potongan diskon dan cicilan 0%, sedikit tertarik nih, jadi deh lihat-lihat stand yang menjual mobil, siapa tau ada new Gundam yang cocok menggantikan Gundam Silvo yang sudah 7 menemani.

Ngomong-ngomong Gundam Silvo atawa si Grand Livina. Sejauh ini De Saputro, cukup puas dengan performanya, mulai dari stabil dikecepatan tinggi, suspensi mantaab, nyaman dikendarai, bagasi yang mumpuni dan tidak rewel dan jaramg minta ganto sparepart. sudah banyak tempat dikunjungi bersama Gundam silver ini, mulai dari tingginya pegunungan sampai indahnya pantai. gundam juga sudah pernah menyebrangi laut menuju pulau Sumatera

Bersama silverGundam di pantai Sumatera

Dari banyaknya performa tadi, ada beberapa hal yang Ayah ingin improve diantaranya ground clearance yang lebih tinggi, ini beralasan, karena jika pergi ke daerah yang jalannya rusak atau tidak beraspal, Ayah sering was-was.

Silver Gundam in Sumatera

Kenangan saat di putera Rumbia, Lampung, sempet was-was sama ground clearance

Selain ground clearance yang lebih tinggi, Ayah juga ingin mengimprove tenaga yang lebih besar, dan kalau bisa yang berpenggerak roda belakang. Hal ini beralasan karena di Indonesia kontur jalannya naik turun, konon mobil perpenggerak roda belakang lebih tangguh saat tanjakan. Belum pernah kan saat nanjak melewati jalan curam mobil slip Ayah pernah mengalaminya sepulang dari Sawarna. atau mobil tidak kuat menanjak di area puncak.

Selain dua hal tersebut, belum ada lagi yang ingin diimprove dari Gundam silvo, jadi di next Gundam, mudah-mudahan dua fitur ini sudah ada, ngareeeep.

Stand mobil pertama yang didatangi adalah Honda, konon Bunda terpikat sama mobil Honda yang satu ini, namanya Honda HRV. Testimoni dari beberapa teman yang sudah pakai, cukup puas dengan mobil ini. Ayahpun sebenarnya suka dengan mobil ini, selain bentuknya yang futuristik, fitur-fitur di dalamnya bikin nyaman pengemudi dan penumpang. Konon jika sudah pernah pakai honda, enggan pindah ke lain hati

Mas Nara & HRV

Sayangnya Honda HRV hanya ada 2 row saja, artinya kalau mau mengangkut penumpang tambahan, tidak bisa, padahal Ayah punya program jalan-jalan bersama Eyang Kung dan Engkong. Selain itu masih ada si Mere alias Yaris, yang secara spesifikasi fungsi sedikit mirip. Kalau De Saputro hanya ingin jalan berempat saja, masih bisa menggunakan si Mere.

Kenapa ngak pilih kakaknya aka Honda CRV, kan yang versi baru sudah 3 row? Karena ccnya 1500, sama dengan Gundam Silvo, ngak ada bedanya donk, hehehe, padahal karena budget yang dialokasikan belum menggapai CRV, jadi CRV is out of choice.

Stand kedua yang didatangi adalah stand Mitsubishi, sejak munculnya mobil ini kepasaran, Ayah sudah jatuh hati, karena salah satu fitur yaitu ground clearance yang tinggi sudah bisa menjawab keinginan Ayah. Yup mobil ini adalah Mitsubishi Expander.

inside Mitsubishi Expander

Tapi sayang Bunda kurang suka dengan mobil ini, alasannya karena ccnya sama dengan si Gundam Silver, plus mobilnya masih berpenggerak roda Depan. Jadi deh keinginan Ayah untuk memiliki mobil ini gagal.hiks hiks

Stand ketiga yang didatangi adalah Toyota, dan mobil yang di taksir adalah Innova. Secara improvement sudah bisa menjawab, yaitu ground clearance yang lebih tinggi, dan tenaga yang lebih besar, plus berpenggerak roda belakang. Jumlah row nya pun sama dengan grand livina yaitu 3 row, jadi bisa mengangkut penumpang tambahan.

Setelah melakukan penimbangan bermalam-malam, akhirnya diputuskan memilih Innova sebagai next Gundam, eiit, tapi pilih warna dan varian apa nih? Mau warna silver lagi atau warna lain ya? Konon mobil besar seperti Innova akan lebih keren dan gagah jika berwarna hitam, jadi deh pilih warna hitam.

Toyota Innova

Setelah warna disepakati, varian apa yang dipilih, bensin kah, diesel kah? Konon mobil berbahan bakar solar memiliki torsi yang besar, sehingga tangguh ditanjakan selain itu, konsumsi bahan bakar hematnya ngak ketulungan. Apalagi lihat-lihat review banyak yang menyarankan varian Diesel ketimbang varian Bensin. Ayahpun sangat tertarik mau ambil varian diesel, kesannya laki banget, namun hasil sidang terbatas De Saputro menimbang masih kurang sreg dengan bau truk (diesel), suara mesin besar dan getaran yang menggetarkan hati, meskipun ketiga hal tersebut sudah di improve. jadi diputuskan next Gundam bervarian Bensin.

Warna done, varian done, sekarang tipe, Kijang Innova punya beberapa tipe, ada tipe G, tipe V, tipe Q dan Venturer, sayangnya pembeda tipe-tipe itu bukan di hal yang paling mendasar, yaitu aksesoris, captain seat, tombol AC, lampu, velg, sedangkan mesin tetap sama. Jadi deh pilih varian terbawah yaitu tipe G (aah alesan, padahal budgetnya aja yang terbatas, hehehe).

Black Gundam, gagah kan?

yuk, jalan-jalan dengan Black Gundam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s