Mangut beong, nikmatnyaa

3 January 2018

Selesai berlibur di dataran tinggi Dieng, Wonosobo, De Saputro melanjutkan perjalan libur awal tahun ini ke Yogyakarta. rute yang dilewati adalah Dieng-Wonosobo-Magelang-Yogyakarta. menjelang daerah Magelang, tepatnya saat melewati daerah borobudur, perut mulai bernyanyi aka lapar. terakhir perut hanya terisi tempe kemul, kentang khas dataran tinggi Dieng dan sisa nasi goreng homestay.

foto menyusul

tempe kemul dan kentang khas dataran tinggi Dieng

karena perjalanan masih cukup lama, Ayah usul untuk mampir di mangut Beong Borobudur yang pernah kita singgahi tahun lalu, untuk mengisi perut yang mulai bernyanyi. segera Ayah tepikan Gundam untuk mencari posisi Mangut Beong Borobudur menggunakan aplikasi henpon. Ternyata jarak menuju tempat makan yang satu ini tidaklah jauh dari tempat kita berhenti, jadi deh Gundam diarahkan menuju Mangut Beong borobudur.

sesampainya di warung makan yang satu ini, lokasi dan tampak mukanya masih sama, yang berbeda hanya ada spanduk yang bertuliskan, makan Beong berhadiah sepeda motor.

foto di depan warung Mangut Beong Borobudur

Beong adalah ikan air tawar yang hidup di sekitaran Magelang, tahun lalu saat datang ke warung Mangut ini, Ayah gagal mencicipi Ikan khas Magelang, dan sebagai gantinya Ayah mencoba mangut Betutu yang ternyata nikmat, terutama kuah pedasnya, sampai-sampai tahun lalu sempat nambah porsi. mas Nara dan Dede Ran juga suka rasa mangut di rumah makan ini, kebetulan ada Mangut dengan rasa yang tidak pedas. untuk mas dan dede dipilih Mangut ikan patin.

dikunjungan kali ini Ayah coba peruntungan, siapatau Mangut Beong masih tersedia, dan setelah bertanya Alhamdulillah Mangut Beong masih ada, jadilah Ayah dan Bunda pesan mangut Beong pedas. dan Ayam kuah kecap untuk Mas dan Dede. yang sedikit berbeda dari menu-menu mangut sebelumnya adalah, untuk mangut ikan Patin, tidak dibuat potongan besar, melainkan di buat potongan-potongan kecil-kecil.

mangut Beong Pedas

saat menyeruput kuah mangut Beong yang disajikan, rasanya masih sama seperti tahun lalu, maknyusss, ditambah tekstur ikan Beongnya yang renyah, bikin makan siang kali ini benar-benar nikmat, sampai-sampai Ayah nambah 2(dua) piring nasi. hehehe.

selesai makan, kita diminta isi data pribadi untuk pengundian sepeda motor, meskipun sudah kita infokan kalau kita dari luar kota, si mbak meyakinkan untuk mengisinya, seandainta kita dapat, maka kita akan dihubungi oleh pengelola warung ini, jadi deh kita isi data pribadi dan kita masukkan kedalam box pengundian.

apa teman-teman sudah mencoba Mangut Beong?

~ditulis di Sakanti hotel sambil menunggu Mas dan Dede berenang~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s