Mendoakan kebaikan bagi orang lain

pernahkah kamu mendoakan kebaikan bagi orang lain?

jujur, selama ini Ayah biasa berdoa hanya untuk diri sendiri dan keluarga, sangat jarang Ayah berdoa untuk kebaikan orang lain. wong buat diri sendiri aja jarang-jarang, dan belum tentu dikabulkan, apalagi doain orang lain. hehehe, jangan ditiru ya

Sampai kira-kira beberapa tahun belakangan ini, Ayah sendiri lupa apa momentnya, dan yang mengherankan semakin sering mendoakan bagi orang lain, seperti ada beban yang lepas dari diri Ayah. kalau sebelumnya Ayah termasuk orang yang senang lihat orang susah dan susah lihat orang lain senang, sejak moment itu justru terbalik, yaitu sedih jika ada teman atau saudara yang ditimpa kesusahan dan senang jika ada teman yang bahagia, senang atau sukses. mudah- mudahan dengan mendoakan kebaikan bagi orang lain, kita dijauhkan dari sifat iri dan dengki.

Selain merasa salah satu beban terlepas, dengan mendoakan kebaikan bagi orang lain Ayah juga merasa mendapat banyak kemudahan, terutama saat mencoba melepaskan diri dari semua hutang Riba.

di dalam Agama Islam ganjaran bagi yang melakukan hal ini (mendoakan kebaikan bagi orang lain), akan didoakan hal yang sama untuk dirinya. tidak tanggung-tanggung yang mendoakan dan mengaminkan doa kita adalah Malaikat, berikut salah satu dalilnya

Doa yang dipanjatkan untuk seseorang ketika orang tersebut tidak ada di hadapannya.

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : “دعوة المرء المسلم لأخيه بظهر الغيب مستجابة؛ عند رأسه ملك موكل كلما دعا لأخيه بخير، قال الملك الموكل به: آمين ولك بمثل”.

Telah bersabda Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam : “Doa seorang muslim untuk saudaranya yang tidak ada di hadapannya adalah mustajab. Di kepalanya terdapat malaikat yang ditugaskan menjaganya. Setiap kali ia berdoa kebaikan untuk saudaranya, maka malaikat yang menjaganya tersebut berkata : ‘amiin, dan bagimu hal yang semisal”.[16] Diriwayatkan oleh Muslim no. 2733.

sumber : https://gyannara.wordpress.com/2013/04/25/kapan-kamu-berdoa/
kebetulan beberapa waktu lalu, sempat mendengarkan audio dari salah satu channel di telegram, yang isinya kurang lebih, salah satu cara agar doa kita di kabulkan adalah dengan mendoakan saudara kita. dan hal ini selaras dengan blog yang Ayah tulis sebelumnya mengenai waktu mustajab untuk berdoa.

dan berikut salah satu nasihat yang Ayah dapatkan dari salah satu sahabat

“DOAKAN DIA DALAM DIAM

Rasulullah -shallallahu alaihi wasallam- bersabda:

دعوة المرء المسلم لأخيه بظهر الغيب مستجابة،عند رأسه ملك موكل، كلما دعا لأخيه بخير؛قال الملك الموكل به: آمين ولك بمثل

“Doa seorang muslim untuk saudaranya (sesama muslim) tanpa sepengetahuannya adalah doa mustajabah. Di atas kepalanya ada malaikat yang telah diutus. Sehingga setiap kali dia mendoakan kebaikan untuk saudaranya, maka malaikat yang diutus tersebut akan mengucapkan, “Amin dan kamu juga akan mendapatkan hal yang sama.”  (HR. Muslim)

Imam An-Nawawi -rahimahullah- mengatakan:

“Sebagian salaf dahulu, apabila ingin meminta sesuatu untuk dirinya sendiri, maka dia akan memintakan hal yang sama untuk saudaranya. Karena doanya terhadap saudaranya akan dikabulkan dan iapun mendapatkan hal yang sama”

(Syarh Muslim 18/49)

Catatan:

Guru saya pernah mengatakan:

“Bila engkau menginginkan sesuatu, maka berdo’alah agar Allah mengaruniakan hal yang sama untuk saudaramu. Karena malaikat akan mengaminkan do’amu dan memohonkan permintaan yang sama untukmu. Sehingga saudaramu mendapatkan do’a darimu sementara engkau mendapatkan do’a dari malaikat.”

Dalam mendoakan orang lain tidak ada ketentuan bahwa jarak antara kita dan orang yang didoakan harus berjauhan, yang terpenting adalah orang yang didoakan tersebut tidak mengetahui kalau kita sedang mendoakan kebaikan untuknya. Jadi meskipun dia berada dihadapan kita, lalu kita mendoakannya dengan suara lirih tanpa sepengetahuannya, maka kita termasuk orang yang di maksudkan dalam hadits di atas. Hal ini sebagaimana yang dijelaskan oleh Al Adzim Abadi dalam Aun Al Ma’buud: 04/ 275-275

Wallahu a’lam

_____________

Madinah 14-02-1437 H

ACT El-Gharantaly”

ngomong- ngomong mendoakan kebaikan untuk orang lain, Ayah jadi teringat hadist lain tentang kesempurnaan Iman seseorang yang mencintai saudaranya seperti mencintai dirinya sendiri :

Tanda mencintai sesama mukmin nampak pada hadits dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berikut ini, di mana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لأَخِيهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ

Salah seorang di antara kalian tidaklah beriman (dengan iman sempurna) sampai ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.” (HR. Bukhari no. 13 dan Muslim no. 45)


Sumber : https://rumaysho.com/10198-tanda-mencintai-sesama-mukmin.html

Sukses dan bahagia sendiri sudah biasa, namun bisa bertumbuh, sukses dan bahagia bersama-sama itu baru luar biasa
jadi, yuk doakan saudara kita.

Satu pemikiran pada “Mendoakan kebaikan bagi orang lain

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s