One day trip west java part 2

6 May 2017

Road to Glamping lakeside

Melanjutkan trip west java sebelumnya minggu ini De Saputro akan berkunjung ke Bandung selatan, tujuan pertama adalah situ patenggang. tepatnya di glamping lakeside situ. seperti minggu sebelumnya, pagi ini De saputro berangkat pagi-pagi sekali, dengan harapan bisa melaksanakan sholat shubuh di rest area KM 57

rute menuju glamping lakeside

sebenarnya sudah di beritahu oleh gmaps kalau ada kemacetan di tol Jakarta-cikampek, namun karena tidak Ayah dapati kemacetan di JORR, Ayah mengignore pemberitahuan tersebut, Alhasil rencana Sholat Shubuh di rest area KM 57 cuma mimpi. karena macet yang parah, De Saputro terpaksa keluar tol Bekasi barat untuk cari tempat untuk menunaikan sholat Shubuh.

mengikuti petunjuk Gmaps, Gundam menyusuri jalan Kalimalang sampai di pintu tol Tambun, lumayan kemacetan sudah agak berkurang, namun jalan masih tersendat. memasuki tol purbaleunyi dan keluar tol Cikopo, lalunlintas normal, tidak ada macet parah seperti di jalan tol Jakarta-Cikampek.

Alhamdulilah sampai di glamping lake resort pukul 10 kurang, masih bisalah sarapan pagi. di glamping lake side ini, selain ada penginapan, ada satu restoran ciamik yang berupa perahu, jadilah De Saputro sarapan disini.

oh iya sepertinya kebanyakan pengunjung yang datang kesini  tujuan utamanya adalah foto-foto, yang makan tidak terlalu banyak. ngomong-ngomong harga makanan disini, harganya sedikit diatas rata-rata, tapi oke lah dengan pemandangannya.
selesai makan roti bakar ditemani coklat panas dan cilok keju, puter-puter deh sekitar restoran pinisi. di sekitar restaurant yang berbentuk kapal ini, ada dermaga untuk naik kapal disekitar situ patenggang, ada juga kebun teh dan penginapan


untuk yang mau rehat makan sambil menikmati pemandangan bisa dijadikan alternatif.
puas berkeliling di sekitar pinisi resto, De Saputo melanjutkan ke tujuan berikutnya

Kebun teh rancabali & kawah putih

saat perjalanan ke Kawah putih, Ayah melihat sekilas penampakan kebun teh yang bagus, jadi lah De Saputo mampor sejenak di kebun teh ini.

kebun teh rancabali

puas bermain di kebon teh, perjalanan di lanjut ke kawah putih.

untuk pengunjung yang membawa mobil, dikawah putih ini ada dua opsi, yaitu memarkirkan mobil sampai atas dengan charge 150rb atau naik ontang-anting seperti angkot namun lebih terbuka dengan harga 15rb perorang untuk pulang-pergi. karena de Saputro hanya berempat, lebih worthed naik ontang-anting sambil menikmati semikir angin pegunungan di mobil yang terbuka

ontang-anting

untuk teman-teman yang akan ke kawah putih, sebaiknya membawa masker, namun jika kelupaan disini banyak juga yang menjualnya.

kurang lebih 10 menit perjalanan ontang-anting, sampailah di pemberhentian terakhir sebelum masuk ke area kawah putih. dari tempat pemberhentian ontang-anting atau parkiran mobil, lokasi utama kawah putih sudah tidak terlalu jauh, hanya tinggal menuruni beberapa anak tangga.

road to kawah putih, sudah terlihat kawah putihnya.

sampai di dasar kawah sudah banyak orang yang akan berfoto, tak mau kalah, De Saputro langsung berfoto.


selain turun ke bagian bawah kawah, untuk para lansia disediakan juga tempat untuk melihat kawah putih dari atas

ini dia tempatnya

oh iya buat teman-teman yang membawa anak kecil, meskipun uap belerang disini tidak sekuat bau belerang di tangkuban perahu, ada baiknya tidak berlama-lama di bagian kawah. mas Nara saja yang belum terlalu lama terbatuk-batuk, so keep safety ya bro, jangan memaksakan diri dan mengabaikan peringatan.

ini peringatannya agar tidak terlalu lama di bagian kawah

selesai menikmati keindahan alam kawah putih, perut mulai benyanyi, jadilah mampir sejenak di salah satu warung di pintu keluar kawah putih.

makan ketan uli yang sedikit berbeda, karena ketan ulinya ditemani dengan sayur tempe

oleh-oleh
untul teman-teman yang berkunjung ke kawah putih, jangan lupa mampir untuk membeli olah-oleh baik beripa makanan ataupun pakaian. yang sedikit beda adalah oleh-oleh snack yang berupa keripik daun teh


strawberry dan keripik daun teh

disepanjang jalur pulang dari kawah putih menuju soreang, banyak dijumpai wisata petik strawberry, namun karena sudah cukup sore, De Saputro tidak mampir. Alhadulillah perjalan pulang menuju Depok cenderung lancar, hanya di tol Cikampek-Jakarta saja yang tersendat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s