Gagal maning-gagal maning son

18 January 2017

seharusnya tulisan ini menjadi tulisan kisah sukses Ayah menurunkan berat badan, namun apa mau dikata program penurunan berat badan gagal.

kalau dibilang gagal, ya memang gagal, karena berat badan Ayah masih di angka 90, namun di program penurunan berat badan tahun lalu, ada banyak pelajaran yang bisa Ayah ambil.

Berat badan terkecil sejak 2008

dari semua program penurunan berat badan yang sudah Ayah lakukan, baru kali ini Ayah merasakan berat badan terendah sejak 2008, ini dia buktinya

lumayankan turun 11,3 KG

ini dia history penurunan Ayah yang gagal tahun lalu, buat bahan pembelajaran, supaya bisa improve

11 January 2016

Setelah menunda-nunda untuk memulai, akhirnya program penurunan berat badan Ayah resmi dimulai. Alasannya karena sudah merasa gemuk (kemarin-kemarin berarti masih kurus donk, hehehe), badan terasa berat, merasa lebih cepat lelah, dan malas beribadah.

OCD : Ono Camilan Dipangan

ini adalah plesetan untuk program dietnya om Dedy Corbuzier, mengena terutama buat Ayah,karena setiap ada cemilan, terutama saat teman-teman pulang SPJ dikantor, cemilan pasti melimpah, dan pasti dimakan Ayah, hehehe.

setelah menilai program OCD yang dulu Ayah ikuti hampir sukses (ngakunya, hehehe) Ayah memulai kembali OCD ini dengan serius. maklum saat menjalani OCD ini biasanya Ayah ngak disiplin, hari senin OCD, hari selasa udah cheating (sarapan pagi, banyak lagi), rabunya OCD lagi, malamnya makan diatas jam 10, jadi bukannya berat badan turun, malah tambah naik.

Alasan lainnya, adalah program dietnya om Dedy sangat cocok untuk Ayah, karena diantara ketiga waktu makan, yang paling mudah dihindari adalah sarapan pagi, kalo makan malam berat euy, banyak makanan yang enak-enak.

Untungnya program penurunan berat badan kali ini didukung penuh oleh Bunda, jadi ada yang bisa mengingatkan jika mulai tidak disiplin.

oke let’s start the program,

ngak seru kalau suatu program tidak ada targetnya, jadi mulai menetapkan target sekaligus jadi salahsatu resolusi ditahun 2016 ini

berat badan Ayah diakhir tahun 2015

imageini dia, dahsyatkan? sebentar lagi masuk 3 digit, bisa masuk kelasnya Evander Holyfield nih, kata om Indra hehehe.

dan targetnya adalah berat badan turun 20Kg, which is menjadi 75Kg, mudah-mudahan bisa tercapai sampai akhir tahun 2016

apa aja yang dilakukan selama program penurunan berat badan ini?
olahraga
selain mengatur konsumsi makan, olahraga adalah hal yang wajib dilakukan jika kita ingin menurunkan berat badan, logikanya simple kenapa berat badan kita bertambah?
karena jumlah kalori (makanan) yang masuk ketubuh kita lebih banyak dibanding kalori yang keluar/digunakan tubuh kita). jadi kalau mau turun berat badan, pastikan jumlah kalori yang masuk lebih sedikit daripada yang keluar/digunakan.

salah satu cara efektif yang bisa digunakan untuk mengeluarkan banyak kalori adalah dengan menggerakkan tubuh. salah tujuhnya bisa berjalan, berlari, melompat, bersepeda, angkat beban, angkat karung beras, mencangkul dan banyak macamnya.

namun bagi kebanyakan orang sekarang ini (termasuk Ayah) menggerakkan tubuh sangat jarang dilakukan. oleh karenanya jika ada waktu dan kesempatan sebisa mungkin akan Ayah gunakan untuk melatih ilmu kanuragan, hehehe

Sepeda statis
Kebetulan dapat harta rampasan (a.k.a lungsuran dari mertua) yaitu sepeda statis. sangat bermanfaat untuk olahraga dipagi hari, terutama jika hari sedang hujan.
perjuangan untuk sepeda statis dipagi hari beraat banget, berat seperti badan Ayah, hehehe. Namun tekad untuk menurunkan berat badan lebih kuat, jadi meski malas, tetap dipaksakan.

Agar aktivitas bersepeda pagi tidak terlalu memberatkan, Ayah mulai dengan beban yang teringan dan waktu cukup 10 menit. Setelah terbiasa, mulai ditingkatkan menjadi 15 menit, dan beban dipindahkan ke beban nomor 2. kemudian ditingkatkan lagi ke 20-25 menit dengan beban yang semakin berat, saat ini bebannya sudah dinomor 3

image

Ngeplank
Selesai bersepeda statis, mumpung mesin tubuh masih panas, Ayah manfaatkan untuk melakukan plank, untuk yang belum tahu apa itu plank, bisa lihat di gambar berikut yang Ayah dapatkan saat browsing

image

ini beberapa posisi ngeplank.

Pertama melakukan plank, Ayah hanya bisa bertahan 10 detik, namun seiring waktu, mulai ditambah menjadi 15 detik, 20 detik, 30 detik dan seterusnya. untuk plank ini Ayah lakukan 3 set

image

Ayah cuma lakukan posisi ngeplank ini

Stand push up
Sadar belum sanggup melakukan ordinary pushup, Ayah lakukan stand push up, kebetulan dikamar mandi ada tempat wastafel yang cukup kuat untuk melakukan stand push up, dimulai dari 10 kali, kemudian naik menjadi 12, dan seterusnya

stand push up ini 1 set, jika sudah terbiasa naikkan jumlahnya.

Naik tangga
kebetulan kantor Ayah berada dilantai 4, Ayah manfaatkan kesempatan ini untuk aktivitas fisik. buat teman-teman yang kantornya berada dilantai 20 atau 30 jangan menyerah dahulu, bisa turun 3 lantai dari lantai tempat kita bekerja, misal kantor kita berada dilantai 20, bisa turun dilantai 17 kemudian naik tangga sampai lantai 20, perlahan jika mulai terbiasa dinaikan bebannya menjadi 4 laintai dan seterusnya.

Zumba
apaan tuh? aktivitas yang satu ini mirip dengan aerobik yang sempat happening, buat yang penasaran, bisa lihat videonya di youtube.

Ada banyak videonya di youtube, tinggal download videonya, dan putar ulang di TV, agar mudah diikuti. Zumba biasanya Ayah lakukan 2x seminggu bersama bunda

image

ngezumba dulu, abaikan barang-barang berantakan disekitar LCD.

meskipun tidak bisa sama persis gerakannya, yang penting tubuh ini bergerak. lumayan 2 set mengikuti video berdurasi 3-4 menit sudah mulai keringatan, biasanya Ayah dan Bunda melakukan 5 set (termasuk stretching).

Jalan santai, jalan cepat dan lari pagi

Jika tidak ada sepeda statis, jangan langsung menyerah, kita bisa gunakan olahraga yang tidak perlu alat, yaitu jalan santai, untuk orang-orang overweighted macam Ayah, dianjurkan untuk berjalan santai, jika sudah mulai terbiasa mulai ditingkatkan menjadi jalan cepat, dan jika sudah terbiasa ditingkatkan menjadi lari kecil/pelan kemudian menjadi lari cepat.
Ayah sendiri bertekad, jika berat badan sudah turun 10Kg, Ayah akan mulai kombinasikan sepeda statis dengan lari pagi. konon lari pagi lebih cepat mengkonsumsi kalori dibandingkan dengan sepeda statis.

image

Jalan santai di UI sambil menemani si kecil eskul.

Makanan dan minuman
makanan, minuman dan obat-obatan apa sih yang Ayah konsumsi selama masa diet?

buat yang penasaran (ngak ada tuh yang penasaran, hehehe) ini makanan dan minuman yang Ayah konsumsi saat program penurunan berat berlangsung

Perasan air lemon dan air kobokan

Selain mengintensifkan exercise atau olahraga, Ayah dan Bunda biasanya meminum perasan air lemon dipagi hari. Rasanya dahsyat, namun lama-lama terbiasa. perasan air lemon ini biasa Ayah lakukan dipagi hari sebelum masuk minuman lainnya.
oh iya untuk yang punya masalah dengan maag, supaya perut tidak sakit, minum air putih dulu sebelum meminum perasan air lemon ini.

untuk yang kolesterol tinggi bisa memcoba mengikuti resep ini, hasil check lab Bunda setelah meminum perasan air lemon ini setiap hari, alhamdulillah kolesterol total turun dari 311 menjadi 200 dalam waktu satu bulan.

imageperasan air lemon, diminum dipagi hari biar maknyuss

Air Kobokan atawa infused water.

sisa lemon yang sudah diperas, Ayah manfaatkan menjadi air kobokan, kok? normal infused water biasanya tidak diperas, tapi untuk case Ayah setelah lemon diperas, bekas perasannya Ayah gunakan untuk infused water, makanya namanya Ayah ganti menjadi air kobokan atawa infused water.

infused water ini, Ayah gunakan untuk memperbanyak minum air sekaligus sebagai penunda lapar. jika belum jam makan siang tiba, dan perut sudah keroncongan, Ayah minum saja infused water ini, jadi deh lapernya pergi, hehehe.

imageinfused water atawa air kobokan, dingin lebih nikmat

Dengan adanya air kobokan ini, Ayah jadi sering minum, lumayan ada rasa-rasa jeruknya, jadi semangat untuk minum.

Makanan
makanan sebenarnya sama dengan sebelum program dilakukan, cuma jumlahnya dikurangi.

kalau sarapan pagi pasti sudah mulai dikurangi, karena Ayah ikut OCD yaitu menskip sarapan pagi, kalau siang dan malam normal. khusus makan malam, waktunya agak dipercepat, kalau awal-awal di jam 8 malam, sekarang diusahakan makan sebelum jam 7. ya sesekali makan malam jam 8 oke lah


Weekly progress (progress mingguan)

Agar tahu suka dukanya menjalani program turun berat badan ini, Ayah akan coba membuat updatenya tiap minggu. mudah-mudahan bisa menginspirasi yang lain
progress W5 January 2016 ( week 3 progress)

30 January 2016

Selesai ganti batere untuk timbangan badan, langsung ukur berat badan, Alhamdulillah turun 3.4Kg

imageberat badan W5 (progress minggu ketiga) turun 3.6Kg

W6, Alhamdulillah turun 1.4Kg lagi

4 minggu dari awal program, berat badan turun lagi 1.4Kg, total menjadi 5Kg jadi tambah semangat sekaligus terlena.

image

Sumpah Bebek
ngak seru kalau di program penurunan berat badan ini, tidak ada tantangan dan rewardnya, jadi sejak akhir W6, Ayah membuat sumpah bebek, loh kok sumpah bebek?.
Seperti layaknya Gajahmada yang mengucapkan sumpah palapa, yaitu takkan merasakan kenikmatan sebelum menyatukan Nusantara, Ayah juga mengucapkan sumpah bebek, yaitu “sebelum berat badan Ayah turun 10Kg yaitu menjadi 85Kg, Ayah tidak akan menikmati Nasi bebek Meduro yang maknyussss itu.

imagenasi bebek oh nasi bebek, bikin ngeces

W7 naik lagi???
13 February 2016
karena terlena dengan pencapaian sebulan terakhir, diminggu ini Ayah sudah mulai tidak disiplin, jadi deh berat badan bukannya turun malah naik.

image

naik 1Kg, hiks hiks hiks

minggu ini Ayah akui banyak melakukan cheating atawa melanggar program penurunan berat badan, diantaranya menikmati Yoshinoya yang dibawa bunda diatas jam 10malam , begitupun bakmi Golek, diatas jam 11 malam

imageini dia salah satu penyebab BB Ayah naik lagi minggu ini.

jangan salahkan makanannya, tapi salahkan ketidakdisiplinannya.

W8, Alhamdulillah turun 2.6KG

20 Feb 2016
Minggu ini Ayah rasakan program penurunan berat badan cukup berat, karena ditengah penambahan beban exercise, Ayah harus bisa menahan makanan yang enak-enak, sampai berpikir, worthed ngak sih menurunkan berat badan? antara mau stop dari program penurunan berat badan atau mau lanjut. namun cukup sayang dengan pencapaian yang sudah didapat. Alhamdulillah program dilanjutkan. hasilnya minggu ini bisa turun 2.6Kg menjadi 87.9Kg.

image

2.9Kg menuju nasi Bebek meduro.

W9, 22-28 Feb 2016

Kamis, 25 February
Demam Berdarah
Selesai sepedaan statis dan ngeplank, badan rasanya kok ngak enak ya, berdalih kondisi badan akan lebih baik siang ini, Ayah paksakan untuk berangkat ke kantor. namun bukannya makin membaik Ayah justru demam, sedikit lebih baik sesudah minum obat penurun panas, selesai makan siang Ayah putuskan kembali kerumah untuk istirahat.

image

berat badan saat demam menyerang
naik lagi deh, hehehe, semangat

W10, 29 Feb- Mar 2016

Sabtu, Mar 2016
Jum’at, Sabtu, Minggu kondisi badan bukannya membaik malah menurun, diputuskan untuk melakukan pengecekan ke rumah sakit, dan hasilnya trombosit Ayah turun di 100rb perml, divonis DB (demam berdarah) dan harus di rawat inap.

Selama diopname makan banyak deh biar tubuh kembali pulih, alhasil berat tambah deh

W17 (19-24 April 2016)
loh kok langsung ke W17?
sejak dirawat inap sampai proses pemulihan karena Demam berdarah, Ayah kembali ke kebiasaan sebelum-sebelumnya (tidak mengatur makan, tidak olahraga secara rutin dan lain sebagainya). Sampai di awal minggu ke 17 ini, Ayah bertemu teman lama, dimulailah perbincangan.
TL : teman lama
Ayah : bos, kok kurus banget sih?
TL : iya nih bro, Gw kena gula (baca Diabetes Melitus)
Ayah : serius?
TL : iya bro, jaga makanan lo jangan sampe kayak gw.

percakapan pagi itu, memacu Ayah agar melanjutkan program penurunan berat badan yang dimulai awal tahun ini.

berat badan minggu ini naik menjadi 90.
6KG, akumulasi setelah sakit, recovery dan ketidakdisiplinan.

W18, 25 April- 1May 2016.
Alhamdulillah BB turun 0.6KG menjadi 90, diminggu ini sudah mulai disiplin untuk olahraga dan menjaga makan.

20160502_105341

W19, 2 – 8May 2016.

Alhamdulillah BB turun 1.3KG menjadi 88.7KG,

20160508_090850

W20, 9 – 15May 2016.

Alhamdulillah BB turun 1.3KG menjadi 87.4KG,

20160514_083121

W21, 16-22May 2016.

Alhamdulillah BB turun 1.1KG menjadi 86.3KG, minggu ini lebih disiplin makan malam sebelum pukul 18.00, dan hanya makan tomat dan ketimun untuk makan malam.

20160521_113901

W22, 23-29 May 2016.

Alhamdulillah BB turun 0.9KG menjadi 85.4KG, minggu ini lebih disiplin makan malam sebelum pukul 18.00, dan hanya makan tomat dan ketimun untuk makan malam.

20160528_114940

W23, 30May-5 June 2016.

Menjelang puasa, BB naik lagi menjadi 87.6, maklum minggu terakhir sebelum puasa, Ayah “munggahan”, mampir deh ke beberapa tempat makan favorit untuk menikmati makanan sebelum masuk bulan puasa

20160604_154614

W24, 6-12 June 2016.

Minggu pertama Puasa BB turun 1.3KG menjadi 86.3, Alhamdulillah. seperti awal-awal minggu puasa, saat dibuka langsung digempur lontong dan gorengan, jumlahnyapun tak tanggung-tanggung, bisa meledak perut ini, hehehe.ditambah awal-awal puasa masih sering lapar mata, jadi yang kelihatan enak sebelum berbuka dibeli semua. jadilah perut begah menghabiskan semua setelah sholat tarawih

20160611_173617

W25, 13-19 June 2016.

Minggu kedua Puasa BB turun  0.1KG saja menjadi 86.2

20160619_092315

W26, 20-26 June 2016.

Alhamdulillah Minggu ketiga Puasa BB turun 2.4KG menjadi 83.8, horeee untuk pertama kalinya Ayah berhasil melewati batas 85KG, sumpah bebek bisa ditunaikan, mungkin impact puasa Ramadhan, celah untuk masuknya banyak cemilan bisa dikurangi, ditambah perut sudah mulai terbiasa tidak makan banyak saat buka maupun sahur

20160703_073947

Setelah 2 minggu digempur lontong dan gorengan untuk berbuka, minggu ketiga ini perut sudah mulai membatasi asupan makan, terutama saat berbuka, jika minggu pertama, dan kedua jumlah lontong dan gorengan yang masuk cukup banyak, diminggu ketiga ini rasa begah muncul, jadi makan lontong dan gorengan cukup 2 ea masing-masing. ditambah makan saat sahur juga tidak bisa banyak-banyak, setengah porsi atau 3/4 saja.

Bulutangkis indoor

di minggu ketiga ini, selain porsi makan, Ayah juga sempatkan main bulutangkis indoor (baca : didalam rumah) bersama mas Nara dan Dede Ran, lumayan berkeringat

IMG-20160619-WA0009

bulutangkis indoor bersama mas Nara

W27, 27 June- 3July 2016.

Minggu keempat Puasa BB turun 0.2KG saja menjadi 83.6, Alhamdulillah berat badan dibawah 85KG bukan spike dan bisa bertahan 2 minggu

20160703_074120

W27, 4- 10 July 2016.

Minggu terakhir puasa dan minggu pertama lebaran, Alhamdulillah BB turun 0.4KG menjadi 83.2, awalnya cukup khawatir dengan penambahan berat badan diawal lebaran, pengalaman tahun lalu, melihat makanan yang enak-enak saat lebaran, Ayah kalap. Alhamdulillah, meskipun hari pertama dan kedua lebaran kalap, masih bisa menahan diri. mudah-mudahan bisa konsisten

20160709_063111

minggu ini, tepatnya hari sabtu dan minggu, akhirnya Ayah bisa memulai lari disekitar kompleks. saat program penurunan berat badan Ayah memang berencana, jika berat badan sudah kurang dari 85KG, Ayah akan mulai lari.

20160710_061610

Lari disekitar kompleks, lumayanlah untuk permulaan.

W28, 11- 17 July 2016

Minggu ini Ayah sudah rencanakan untuk memulai puasa Syawal, jadi aktivitas lari dikurangi

dan sampai tanggal 18 January 2017, berat badan Ayah hampir kembali menjadi 94 atawa 93.9

jadilah program penurunan berat badan tahun ini gagal. gagal maning, gagal maning son

 

Satu pemikiran pada “Gagal maning-gagal maning son

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s