Screening dulu yaaa

Sabtu 9 April 2011

Kata Bunda hari ini akan ada screening test disekolah Nara, karena schedulenya jam 10.00, Nara sama Ayah cuci mobil dulu. Kasian si mobil sudah lama ngak mandi. Selesai cuci mobil, pihak sekolah nelp dan menanyakan apakah schedule bisa dipercepat? Wah kebetulan hari ini Nara berencana potong rambut, kalo schedule screening dipercepat, bisa cepat juga potong rambutnya.

Screening test ini bertujuan (sepertinya sih) untuk mengetahui sejauh mana kemampuan peserta didik dan kebiasaannya sehari-hari. Informasi ini selanjutnya digunakan pihak sekolah agar pemberian materi kedepan bisa lebih optimal.

Sesampainya di calon sekolah Nara, sudah ada calon temen sekelas Nara, satu anak laki-laki dan satu anak perempuan, sambil menunggu screening test, disediakan mainan dan buku-buku bacaan untuk anak. jadi deh Nara mainan puzzle dan baca buku sama Bunda. tidak berapa lama nama Nara di panggil ibu guru, katanya ngak papa ditemanin sama bunda

Ngapain aja sih di screening test
– sambil ditemani bunda Nara ketemu sama ibu psikolog yang nyamar jadi ibu guru (eh apa itu ibu guru bener ya, hehehe) ternyata Nara tidak sendiri, bersama satu calon teman sekolah Nara (namanya siapa ya, hana aja dulu ya dipanggilnya :d) ibu guru mulai obrol-obrol sama Nara, dan Hana.

Setelah obrolan mencair, ibu guru mengajak Nara dan Hana untuk memasukkan mainan yang ada lubangnya kedalam tali. Nara langsung ikut memasukan lubang kedalam tali, sedangkan hana masih malu-malu, baru 2 atau 3 mainan dimasukan kedalam tali, Nara kembali asik main mobil-mobilan. sedangkan Hana yang sudah mulai memasukkan mainan kedalam tali tetap telaten memasukkan satu persatu kedalam tali.

– saat Nara sedang asik main mobil-mobilan, ibu guru mengeluarkan buku yang isinya gambar-gambar, kata ayah buku itu buku test psikologi versi balita. Mulai deh ibu guru membuka buku tersebut sambil berdialog interaktif dengan Nara, Nara mulai ditanya gambar apakah itu, posisinya dimana, dan lain-lain. Selanjutnya ada bulatan bermacam warna, Nara diminta menyebutkan warna-warna tersebut.


Ini dia gaya Nara waktu screening test

– test terakhir Nara diminta menangkap bola dan melemparkannya kembali plus ikut ibu guru naik kelantai dua.

Selesai screening test untuk Nara, selanjutnya dilanjutkan wawancara Ayah dan Bunda

disesi ini ibu psikolog bertanya tentang keseharian Nara dirumah,

1. sehari-hari sama siapa (sama mobil-mobilan, sama mbak nur, sama pohon, terkadang sama eyang, hehehe)

2. masih pake pampers diapers atau tidak (ngak donk, masa sudah besar masih pake pampers diapers)

3. makannya sudah makan nasi atau masih makan bubur (sudah makan nasi donk, bubur malah sekarang ngak doyan)

4. masih disuapin atau tidak, (hehehe jadi malu, kalo Nara masih disuapin)

5. apa tidak ada pantangan dalam makanan (nah kalo yang satu ini, nara pantang sama satu makanan yaitu yang pedes)

6. apa  minumnya masih ngedot atau ngak (kalo mau bobo aja, nara ngedot)

7. apakah ada alergi,  (kayaknya ngak ada alergi).

Kata ibu psikolog, data yang dibutuhkan sudah cukup, data ini akan dibuat inputan ke guru yang nantinya mengajar Nara. overall dia cukup aktif dan mudah bergaul, namun kalau sudah ingin satu hal dia “keukeuh” mendapatkannya (pantesan waktu minta mobil-mobilan sampe guling-guling di mall, walaupun ujungnya ngak dapet mobil-mobilannya).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s