Si Mulut Besar

Beberapa waktu lalu, Ayah mendapat informasi yang cukup mengagetkan dari grup BBM. Seperti biasa, ayah tidak begitu saja percaya dengan berita itu, apalagi pikiran untuk memforwardnya. Segera ayah lakukan crosscheck terlebih dahulu. Hasilnya kabar yang diterima ternyata berita bohong atau hoax.

Di era teknologi informasi seperti sekarang ini, informasi cepat sekali beredar. Apalagi dengan adanya grup-grup BBM atau jejaring sosial macam facebook. ada beberapa teman, tanpa mengecek kebenarannya terlebih dahulu langsung memforward berita yang diterima. namun ada juga yang tak acuh, dan ada pula yang mengecek kebenarannya.

Jadi ingat Ayah ketika kecil dulu, saat itu informasi yang diterima tidak hanya diinformasikan bahkan sering dibesar-besarkan, pengalaman orang lain dijadikan pengalaman sendiri, ups jadi malu membongkar aib sendiri. Namanya juga anak kecil, masanya ingin diperhatikan dan dianggap hebat teman-temannya. Ayah namakan periode ini periode simulut besar.

Semakin dewasa, periode simulut besar semakin menurun, dimulai dari tidak lagi membesar-besarkan, melakukan crosscheck setiap informasi yang masuk dan memutuskan untuk tidak meneruskan bahkan membantah informasi tersebut, tentunya disertai bukti yang mumpuni kalau informasi itu memang tidak benar. inilah indahnya proses pembelajaran seorang manusia.

Jadi apakah kamu masih bermulut besar?

2 pemikiran pada “Si Mulut Besar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s