Hasil Medical chek-up dan upaya perbaikan diri

September 2009

Sudah dua tahun terakhir ini Kantor ayah menyelengarakan medical check-up bagi karyawannya. Sebelum ada informasi bahwa  Ayah memang berniat melakukan medical check-up, dirumah sakit, namun karena dikantor akan ada medical check-up jadi rencana melakukan Medical check-up di rumah sakit dibatalkan.

Dua minggu setelah medical check-up di prodia selesai, keluarlah hasil rekam medis untuk Ayah Hasilnya mengecewakan, karena kadar kolesterol dan teman-temannya diluar batas normal, jika dibandingkan dari hasil medical checkup tahun lalu, nilainya bertambah.

Kolesterol, trigliserida, dan LDL naik

Untuk kolesterol total tahun sebelumnya 231, namun tahun ini naik menjadi 255, untuk LDL dari 166 menjadi 173 dan trigliserida dari 304 menjadi 333. dari semua teman2 kolesterol cuma HDL yang mengalami peningkatan dari 36 menjadi 39.

Bahaya Kolesterol

Dari informasi yang ayah dapatkan dari berbagai sumber, bahaya tingginya kadar kolesterol dalam darah adalah resiko terkena penyakit jantung dan stroke, karena tinginya kolesterol dalam darah akan menyebabkan timbunan (plak) yang akan memperkecil diameter pembuluh darah. akibatnya supply oksigen keseluruh tubuh akan terhambat.  berikut contoh gambar pembuluh darah yang mengecil karena timbunan (plak).

Bahaya Kolesterol

Jika pembuluh darah arteri (Nadi) pada jantung tersumbat maka yang terjadi adalah serangan jantung, jika pembuluh darah arteri (Nadi) otak tersumbat maka yang terjadi adalah stroke, dan jika pembuluh darah arteri (nadi) ginjal yang tersumbat maka yang terjadi adalah gagal ginjal.

Anomali

Setelah mengetahui bahaya tinginya kadar kolesterol dalam darah, Ayah berencana memasukkan penurunan kadar kolesterol dan teman2nya kedalam program perbaikan diri yang sudah dimulai bulan Juni yang lalu. Untuk memulai program ini, ayah tanya ke temen-teman ayah yang kadar kolesterolnya Normal, ternyata hasil medical check-upnya Om tri diluar dugaan, dengan pola makan yang tidak sehat dan jumlah aspan kalori yang melebihi batas Normal (baca: jatah dua orang dimakan sendiri), justru hasilnya yang paling baik dari kita semua.  sebuah anomali yang rasanya sulit dipercaya.

Selidik punya selidik, ternyata seteah melakukan pengamatan terhadap gaya hidup Om tri, ada sedikit pembeda, yaitu aktivitas fisik (berjalan) yang om tri lakukan lebih banyak dibanding dengan yang ayah lakukan, jadi kesimpulan sementara, Aktivitas fisik menjadi faktor untuk menurunkan kolesterol.

Program perbaikan diri

Sebenarnya dalam program perbaikan diri 30 hari yang sudah dijalankan, ada salah satu item aktivitas fisik yang sudah dilakukan yaitu sepeda statis. Namun sudah dua bulan terakhir ini aktivitas tersebut tidak tersentuh, alasannya klasik, yaitu susah mengatur waktunya. Tapi dengan hasil medical check ini semoga menjadi momentum untuk melakukan aktivitas fisik ini sesuai schedule  (minimal 3 x seminggu) agar kadar kolesterol dalam darah bisa turun. Selain aktivitas fisik ayah juga akan memngatur pola makan dengan menu yang lebih sehat.yaitu dengan membatasi makan-makanan yang berlemak, banyak makan buah dan oatmeal serta mengurangi makan malam (point yang satu ini sudah masuk program perbaikan diri).

Tujuan jangka pendek dari program perbaikan ini diharapkan berat badan ayah turun, dengan harapan penurunan berat badan akan turut menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

Satu pemikiran pada “Hasil Medical chek-up dan upaya perbaikan diri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s